Cara kerja Motor Grader

Diposting pada

Sebagai bagian dari alat berat, Motor Grader berfungsi sebagai alat perata
yang biasanya digunakan untuk meratakan dan membentuk permukaan tanah.
Selain itu, dimanfaatkan pula untuk mencampurkan dan menebarkan tanah dan
campuran aspal. Pada umumnya pengoperasian Motor Grader digunakan untuk
grading, shaping (pemotongan untuk mendapatkan bentuk atau profil/tanah), bank
shoping (pemotongan dalam pembuatan talud), scarifying (penggarukan untuk
pembuatan saluran), ditching (pemotongan untuk pembuatans aluran), serta
mixing dan spreading (mencampur dan menghamparkan material di lapangan).
Kerja Motor grader meratakan jalan dan bahkan Motor Grader kerap kali
maju dan mundur berkali, dengan daya yang rendah.

Grader melakukan pendorongan untuk meratakan bidang dengan menggunakan pisau yang tajam dan
besar. Pisau ini pada waktu grader maju maka pisau itu akan diturunkan. Dan
ketika grader mundur untuk mengulang kembali pemerataan maka pisau itu
terangkat begitu seterusnya. pisau tersebut di letakan antara hidrolik yang bagian
memutar dan mengangkat.

Khusus pada pembuatan jalan raya, Motor Grader selain dapat
membentuk permukaan jalan, dapat pula membentuk bahu jalan sekaligus saluran
drainase pada tepi sepanjang jalan dalam bentuk V atau bentuk lainnya. Selain itu
juga dapat difungsikan untuk mencampur material dan menghamparkan gundukan
tanah yang baru diletakkan. Sedangkan pada pembuatan landasan terbang, Motor
Grader dapat meratakan tanah dalam skala luas. Perataan ini tidak hanya pada
permukaan yang se ‘level’ akan tetapi pada permukaan yang tidak sebidang.

Lihat Juga : Jual Ban Grader

Motor Bensin
Sebuah tipe mesin pembakaran dalam yang menggunakan nyala busi
untuk proses pembakaran, dirancang untuk menggunakan bahan bakar bensin atau
yang sejenis.

Mesin bensin berbeda dengan mesin diesel dalam metode pencampuran
bahan bakar dengan udara, dan mesin bensin selalu menggunakan penyalaan busi
untuk proses pembakaran.

Pada mesin diesel, hanya udara yang dikompresikan dalam ruang bakar
dan dengan sendirinya udara tersebut terpanaskan, bahan bakar disuntikan ke
dalam ruang bakar di akhir langkah kompresi untuk bercampur dengan udara yang
sangat panas, pada saat kombinasi antara jumlah udara, jumlah bahan bakar, dan
temperatur dalam kondisi tepat maka campuran udara dan bakar tersebut akan
terbakar dengan sendirinya.

Pada mesin bensin, pada umumnya udara dan bahan bakar dicampur
sebelum masuk ke ruang bakar, sebagian kecil mesin bensin modern
mengaplikasikan injeksi bahan bakar langsung ke silinder ruang bakar termasuk
mesin bensin 2 tak untuk mendapatkan emisi gas buang yang ramah lingkungan.
Pencampuran udara dan bahan bakar dilakukan oleh karburator atau sistem
injeksi, keduanya mengalami perkembangan dari sistem manual sampai dengan
penambahan sensor-sensor elektronik. Sistem Injeksi Bahan bakar di motor otto
terjadi di luar silinder, tujuannya untuk mencampur udara dengan bahan bakar
seproporsional mungkin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *